Opera
Setiap orang pasti tidak akan pernah menunjukkan seluruh kepribadiannya di depan orang lain. Aku yakin akan hal itu.
Setiap orang punya sisi gelap yang tidak pernah ditunjukkan.
Setiap orang punya sisi gelap yang tidak pernah ditunjukkan.
Hanya dirinya yang mengetahui.
Aku disini berbicara bukan tentang ilmu psikologi. Aku sama sekali tidak mengetahui tentang hal itu. Aku juga bukan orang yang bisa baca pikiran orang lain. Hanya belajar dari sekitar ku. Dari yang ku alami setiap hari.
Aku disini berbicara bukan tentang ilmu psikologi. Aku sama sekali tidak mengetahui tentang hal itu. Aku juga bukan orang yang bisa baca pikiran orang lain. Hanya belajar dari sekitar ku. Dari yang ku alami setiap hari.
Aku sering memperhatikan setiap orang yang aku jumpai. Melihat sesuatu dari perspektif yang berbeda.
Apakah aku melangkah terlalu jauh?
Tapi aku merasa aneh.
Tapi aku merasa aneh.
Pernahkah kalian melihat orang-orang menertawakan hal yang terlalu biasa? Seolah itu sangat lucu.
Aku merasa mereka mengetahui dan paham itu hal yang 'garing', tapi mereka tetap tertawa.
Itu sungguh terpaksa.
Aku merasa mereka mengetahui dan paham itu hal yang 'garing', tapi mereka tetap tertawa.
Itu sungguh terpaksa.
Seakan hanya untuk memenuhi kriteria sebagai 'makhluk sosial'.
Aku kembali memperhatikan.
Mereka berkumpul dalam kelompok. Seseorang mulai bercerita tentang dirinya. Yang lain nya menimpali dengan bercerita tentang dirinya. Mereka berbicara seolah tidak ingin kalah tapi juga tidak ingin menang.
Kelebihan diri menjadi senjata dalam perang yang tak jelas tujuannya itu.
Sungguh obrolan yang tak menarik.
Aku kembali memperhatikan.
Mereka berkumpul dalam kelompok. Seseorang mulai bercerita tentang dirinya. Yang lain nya menimpali dengan bercerita tentang dirinya. Mereka berbicara seolah tidak ingin kalah tapi juga tidak ingin menang.
Kelebihan diri menjadi senjata dalam perang yang tak jelas tujuannya itu.
Sungguh obrolan yang tak menarik.
Tapi mereka asik didalamnya.
Terkadang salah satu dari mereka merasa tidak senang, kemudian di lain waktu berkata-kata dibelakang.
Terkadang salah satu dari mereka merasa tidak senang, kemudian di lain waktu berkata-kata dibelakang.
Aku diam dan merenung..
ternyata ini Obrolan Sampah.
0 comments